Bagaimana Cara Menjaga Konsentrasi Mengemudi saat Berpuasa?

icon 10 March 2025
icon Admin

Keadaan puasa bisa membuat konsentrasi seseorang menjadi menurun sehingga fokus pun berkurang. Kondisi ini membuat mengemudi di bulan puasa menjadi tantangan tersendiri yang perlu ditaklukkan oleh para pengemudi.

Lalu, bagaimana cara menjaga konsentrasi saat mengemudi selama berpuasa? Anda bisa menyimak ulasan selengkapnya di bawah ini untuk mengetahui hal tersebut.

Cara Menjaga Konsentrasi saat Mengemudi di Bulan Puasa

Saat bulan puasa, umat Muslim tidak diperbolehkan untuk makan atau minum dari subuh hingga azan magrib. Kondisi ini bisa membuat konsentrasi menurun sehingga berbagai kegiatan menjadi lebih menantang untuk dilakukan, seperti mengemudi.

Bagaimanapun juga, konsentrasi tersebut tetap bisa dijaga dengan melakukan cara-cara tertentu. Berikut cara-cara tersebut yang bisa diterapkan oleh umat muslim untuk mengemudi selama berpuasa.

  • Memastikan Tubuh Tetap Terhidrasi

Tubuh tetap harus terhidrasi selama berpuasa agar konsentrasi bisa terjaga termasuk saat mengemudi di siang hari. Caranya dengan minum air putih sebanyak dua liter atau delapan gelas per hari saat sahur hingga berbuka.

Anda bisa membagi asupan air tersebut menjadi beberapa waktu. Misalnya, dua gelas saat berbuka, lalu empat gelas saat makan, dan dua gelas saat sahur. Dengan demikian, Anda tetap bisa memenuhi kebutuhan cairan harian.

  • Mengonsumsi Makanan Bergizi

Selain cairan, kebutuhan akan makanan bergizi juga perlu dijaga selama berpuasa. Caranya dengan memilih makanan yang kaya serat dan protein selama sahur dan berbuka, seperti oatmeal, telur, dan buah-buahan.

Saat sahur, Anda perlu menghindari makanan berlemak tinggi dan terlalu manis karena bisa menimbulkan rasa lelah dengan cepat. 

Lalu, Anda bisa berbuka dengan makanan atau minuman yang manis untuk mengembalikan energi tanpa perlu berlebihan.

  • Beristirahat Secukupnya

Cara lain yang bisa digunakan untuk menjaga konsentrasi saat mengemudi di bulan puasa adalah beristirahat dengan cukup. Tak hanya konsentrasi saja yang akan menurun jika kurang beristirahat, namun juga refleks saat mengemudi.

Bagi orang dewasa, istirahat dalam bentuk tidur perlu dilakukan selama 6 sampai 8 jam setiap malamnya. Anda juga bisa meluangkan waktu untuk tidur siang bila memungkinkan, yaitu sekitar 15 hingga 20 menit.

  • Hindari Pemicu Kantuk

Ada berbagai hal yang bisa membuat rasa kantuk cepat muncul saat mengemudi di bulan puasa. Salah satunya adalah rasa nyaman karena AC yang dingin. Maka dari itu, Anda bisa mengatur suhu AC agar tidak terlalu dingin untuk menghindarinya.

Selain itu, Anda juga bisa memilih musik yang dapat mencegah kantuk datang. Namun, pastikan bahwa volume musik tersebut tak terlalu kencang sehingga Anda masih bisa mendengar suara dari luar.

  • Menepikan Mobil

Bila rasa kantuk datang dan konsentrasi mulai menurun, Anda bisa berhenti dengan menepikan mobil terlebih dahulu. Lalu, beristirahtlah sejenak hingga rasa kantuk itu hilang.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan peregangan atau berjalan-jalan di sekeliling mobil. Hal ini dapat membantu tubuh untuk menjadi lebih segar kembali. Begitu pula dengan konsentrasi.

Tak perlu khawatir perjalanan akan lebih lama karena banyak berhenti selama Anda bisa selamat sampai tujuan. Namun bila Anda mempunyai janji tertentu, maka usahakan untuk berangkat lebih awal.