Anda Warga Jakarta Barat yang Sering Melintasi Macet Harian? Simak Tips Amannya
Menanjak curam menuntut perhitungan momentum yang cermat. Kebiasaan mengentak pedal gas secara mendadak seperti saat merebut ruang kosong di jalanan Jakarta Barat sangat berbahaya jika diulangi di jalur pegunungan. Aspal pegunungan sering kali basah, lembap, atau berlumut. Hentakan tenaga secara tiba-tiba hanya akan membuat roda selip dan kehilangan cengkeraman.
Sudut elevasi di rute tanjakan cangar membutuhkan pasokan torsi yang stabil sejak mobil mulai mendaki. Kuncinya ada pada momentum awal. Mobil tidak boleh kehilangan daya dorong di tengah lintasan miring. Penurunan posisi gigi transmisi tidak boleh ditunda sampai kendaraan kehilangan tenaga. Pindahkan tuas ke gigi rendah lebih awal ketika putaran mesin masih berada di putaran tenaga yang pas.
Ada beberapa langkah teknis yang perlu diterapkan agar tenaga mesin tetap terjaga:
- Beri jarak aman dengan kendaraan di depan agar momentum laju mobil tidak terputus mendadak.
- Pindahkan tuas transmisi ke posisi gigi rendah tepat sebelum kendaraan memasuki pangkal tanjakan curam.
- Tekan pedal gas secara halus dan bertahap agar putaran mesin tetap stabil tanpa membuat roda berputar di tempat.
- Matikan fungsi penyejuk udara kabin untuk sementara waktu guna meringankan beban kompresor pada mesin.
Ketenangan menjadi penentu ketika arus lalu lintas mendadak terhenti di tengah tanjakan. Jangan panik. Tarik rem parkir dengan kuat sampai kendaraan benar-benar tertahan di tempat. Saat hendak jalan kembali, tahan tombol pengunci tuas rem parkir tanpa menurunkannya.
Mulailah menekan pedal gas secara bertahap. Begitu Anda merasakan bagian belakang bodi mobil sedikit tertekan ke bawah sebagai tanda torsi mulai menggerakkan roda, turunkan tuas rem parkir secara perlahan.