Mengenal Material Bumper Mobil dan Jenis Kualitas yang Paling Bagus
Bumper mobil terbuat dari berbagai jenis material. Pemilihan material disesuaikan dengan jenis kendaraan. Untuk mengenal lebih dalam mengenai jenis material bumper mobil berikut kami berikan informasinya untuk Anda.
Berbagai Material untuk Pembuatan Bumper Mobil
Secara umum ada sekitar lima jenis material untuk membuat bumper mobil. Namun dalam satu jenis material biasanya ada kategori lainnya.
Bahan plastik misalnya, ada beberapa jenis plastik yang bisa digunakan untuk bumper mobil. Berikut penjelasan lengkapnya.
-
Bumper Mobil dari Plastik
Bahan pertama untuk bumper mobil adalah plastik. Bahan ini menjadi pilihan yang paling sering dipakai karena sifatnya yang ringan dan dapat didesain secara fleksibel.
Bahkan ada plastik yang bisa menyerap terjadinya benturan kecil tanpa menimbulkan retak. Bahan plastik memberikan keseimbangan antara fungsi dan tampilan. Perawatannya pun cukup mudah dan harganya terjangkau.
Ada beberapa bahan plastik yang umum digunakan untuk membuat bumper mobil, yakni:
-
Polyvinyl chloride (PVC): Mempunyai fleksibilitas pada suhu yang panas dan dingin.
-
Polypropylene (PP): Paling banyak digunakan. Sifatnya kasar dan tahan terhadap bahan kimia. PP juga ramah lingkungan.
-
Polystyrene (PS): Sifatnya keras, tidak memiliki warna, dan fleksibel. Sifat fleksibel tersebut memungkinkannya mudah dibentuk.
-
Thermoplastic polyurethane (TPU): Karakternya transparan, elastis, dan tahan suhu rendah.
-
Polycarbonate: Paling mudah dicetak dan dibentuk. Tahan terhadap suhu panas.
-
Polyoxymethylene (POM): Sifatnya kaku dan stabil dalam temperatur dingin.
-
Polybutylene rerephthalare (PBT): Sifatnya tahan panas.
-
Bumper Mobil dari Baja
Bahan baja biasanya digunakan untuk bumper mobil offroad. Ini karena kegiatan tersebut membutuhkan proteksi yang ekstra dari adanya benturan yang bersifat keras.
Baja yang tangguh bisa menahan terjadinya dampak yang signifikan pada body mobil.
Baja jenis galvanis mempunyai lapisan pelindung anti-korosi yang amat cocok untuk digunakan pada berbagai cuaca. Namun baja memang cukup berat sehingga lebih boros bahan bakar.
-
Bumper Mobil dari Karet
Memang bisa? Bisa. Bumper dari karet ini berfungsi sebagai proteksi tambahan untuk mobil kecil. Sifatnya elastis dan bisa menyerap benturan kecil.
Pemasangannya juga mudah. Tidak memerlukan alat-alat khusus. Umumnya pemasangan dilakukan pada bagian belakang maupun sudut mobil yang butuh proteksi lebih. Bahan ini juga punya nilai estetika yang cantik.
Harga dari bahan karet sendiri terjangkau tetapi seiring berjalannya waktu, karet bisa keras bahkan retak jika Anda tidak merawatnya dengan baik.
-
Bumper Mobil dari Aluminium
Bahan selanjutnya adalah aluminium. Umum digunakan untuk mobil premium karena sifatnya yang kuat tetapi berbobot ringan.
Aluminium juga memiliki sifat yang tahan karat. Sehingga awet untuk penggunaan jangka panjang.
Penyesuaian desain juga bisa dilakukan dengan aluminium. Mobil akan tampak elegan dan mewah.
Karena sifatnya itulah, harga aluminium cukup mahal. Perbaikannya juga cukup rumit.
-
Bumper dari Serat Karbon
Selain aluminium yang digunakan untuk bumper mobil mewah, serat karbon juga menjadi pilihan. Bobotnya ringan tetapi sangat kuat.
Biasanya dipakai pada mobil balap atau yang berperforma tinggi. Serat karbon sangat tahan terhadap tekanan yang ekstrem.
Karena itulah harga serat karbon sangat mahal. Untuk melakukan perbaikan juga diperlukan keahlian khusus.
Estimasi Perbaikan Bumper Mobil
Biaya ini bergantung terhadap bahan bumper mobil yang digunakan. Namun secara umum berikut biayanya:
-
Pengecatan ulang bumper mobil lecet bisa membutuhkan biaya Rp600.000 hingga Rp1 juta.
-
Memperbaiki bumper mobil ringsek butuh biaya Rp1,5 juta hingga Rp2 juta.
-
Penyetelan ulang bumper mobil karena renggang butuh Rp300.000 sampai Rp500.000
-
Penggantian bumper mobil bisa membutuhkan biaya sampai Rp10 juta
Setiap material yang digunakan untuk bumper mobil sudah dipertimbangkan matang-matang sesuai dengan performa mobil. Jaga tampilan bumper mobil Anda agar tetap cantik dengan merawatnya. Lakukan pemeriksaan rutin di bengkel resmi Suzuki.