Awas, Ini Dampak Minyak Rem Mobil Jarang Diganti
Minyak rem memiliki fungsi utama sebagai pendorong piston pada kaliper rem. Dorongan tersebut dilakukan untuk membuat kampas dapat menjepit cakram sesuai tekanan saat tuas master ditarik.
Serupa seperti oli, minyak rem berperan sebagai pelumas yang dapat mengurangi panas dari peristiwa pergesekan logam dengan komponen pengereman pada mobil. Minyak rem turut berperan penting pada jenis pengereman hidrolik, atau bisa disebut rem cakram.
Tanpa adanya minyak rem, sistem pengereman yang terdapat pada rem hidrolik akan gagal berfungsi walaupun ditarik dengan sekuat tenaga.
Mengingat fungsinya yang krusial tersebut, Anda sebaiknya mengganti minyak rem setiap 2 tahun sekali. Pola pengereman pun turut mempengaruhi durasi ketahanan minyak rem.
Contohnya, penggantian minyak rem 2 tahun satu kali cocok bagi Anda yang berkendara di jalan tol serta tidak sering melakukan pengereman.